Flutison
Rp250.000
Aturan dan Cara Pemberian
- Harus diberikan oleh tenaga medis profesional di fasilitas kesehatan.
- Disuntikkan perlahan lewat pembuluh darah (intravena/IV) selama 1 sampai 2 menit, atau lewat otot (intramuskular/IM) jika jalur intravena tidak bisa.
- Kecepatan suntik dibatasi maksimal 4 mg per menit untuk mencegah risiko kerusakan fungsi pendengaran
Dengan cara menekan reaksi alergi dan peradangan di lapisan hidung, Flutison dapat membantu mengendalikan gejala rhinitis alergi, baik yang musiman maupun menahun. Penggunaan obat ini harus diawasi oleh dokter, terutama bila digunakan dalam jangka panjang atau pada anak-anak.
Apa Itu Flutison
| Bahan aktif | 0,5 mg fluticasone |
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Kortikosteroid |
| Manfaat | Meredakan gejala rhintis alergi |
| Digunakan oleh | Dewasa dan anak-anak |
| Flutison untuk ibu hamil | Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. | |
| Flutison untuk ibu menyusui | Flutison umumnya aman digunakan oleh ibu menyusui bila memang diperlukan dan sesuai saran dokter. Diskusikan dengan dokter mengenai dosis yang sesuai selama menyusui |
| Bentuk obat | Semprot hidung (nasal spray) |
Peringatan sebelum Menggunakan Flutison
Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan sebelum menggunakan Flutison, yaitu:
- Informasikan kepada dokter seputar riwayat alergi yang dimiliki. Flutison tidak boleh digunakan oleh individu yang alergi terhadap fluticasone.
- Sampaikan kepada dokter jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit liver; glaukoma; katarak; diabetes; sistem imun yang lemah; atau penyakit infeksi, seperti herpes pada mata, infeksi kulit, atau tuberkulosis.
- Beri tahu dokter jika Anda memiliki luka pada hidung, baru saja mengalami cedera atau menjalani operasi pada hidung.
- Bicarakan dengan dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat, suplemen, atau produk herbal tertentu. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi interaksi obat yang tidak diinginkan.
- Hindari kontak dengan penderita penyakit yang mudah menular, seperti campak, cacar air, atau flu, terutama bila daya tahan tubuh Anda sedang menurun.
- Lakukan pemeriksaan tumbuh kembang anak secara rutin selama menjalani pengobatan dengan Flutison. Hal ini karena penggunaan fluticasone dalam jangka panjang dapat memperlambat proses tumbuh kembangnya.
- Pastikan untuk memberi tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.
- Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius selama menggunakan Flutison.
Dosis dan Aturan Pakai Flutison
Dosis Flutison bisa berbeda-beda pada tiap pasien, tergantung pada usia dan kondisi pasien. Berikut adalah dosis umum penggunaan Flutison untuk mengatasi rhinitis alergi:
- Dewasa dan anak usia >12 tahun: dosis awal 2 semprot (100 mcg), ke tiap rongga hidung, 1 kali sehari. Dosis bisa diturunkan menjadi 1 kali semprot (50 mcg), ke tiap rongga hidung, 1 kali sehari, bila keluhan sudah terkontrol.
- Anak usia 4–11 tahun: 1 semprot (50 mcg), ke tiap rongga hidung, 1 kali sehari.
Hanya pelanggan yang sudah login dan telah membeli produk ini yang dapat memberikan ulasan.






Ulasan
Belum ada ulasan.